Custom Software Development / Manufacturing
TOSTEM Bill of Materials & Supplychain Management
TOSTEM Bill of Material (BOM) & Supply Chain Management adalah sistem yang digunakan oleh TOSTEM, merek global penyedia pintu dan jendela aluminium premium di bawah naungan LIXIL Group.
- Industry
- Manufacturing
- Solution
- Bill of Materials & Supply Chain Management System
- Platform
- Web Application
- Client
- TOSTEM
- Brand Group
- LIXIL Group

Project Background
Project Background
Produk pintu dan jendela aluminium memiliki struktur komponen yang kompleks dan dapat terdiri dari beberapa tingkat Bill of Materials.
Dalam proses manufaktur, kebutuhan material tidak hanya bergantung pada struktur produk akhir, tetapi juga pada proses engineering, sumber material, ketersediaan inventory, tingkat kebutuhan ulang, serta efisiensi penggunaan material.
TOSTEM membutuhkan sistem yang mampu menghubungkan proses Bill of Materials dengan pengelolaan supply chain dalam satu alur yang lebih terstruktur, sehingga perhitungan kebutuhan komponen dan pengelolaan material dapat dilakukan secara lebih konsisten.
Business Challenges
Business Challenges
Beberapa tantangan utama yang ditangani melalui sistem ini antara lain:
- Struktur produk memiliki Bill of Materials bertingkat atau Multi-Level BOM.
- Sebagian komponen membutuhkan partial process engineering sebelum menjadi bagian dari produk akhir.
- Kebutuhan material harus terhubung dengan proses sourcing dan procurement.
- Ketersediaan inventory perlu dikontrol agar kebutuhan produksi tetap terpenuhi.
- Sistem perlu menentukan kebutuhan pemesanan ulang berdasarkan Reorder Point.
- Penggunaan bahan baku perlu dihitung secara efisien untuk mendukung konsep Zero Waste.
- Perhitungan Yield Rates dibutuhkan untuk mengetahui tingkat pemanfaatan material dalam proses produksi.
- Aliran informasi perlu terhubung dari proses manufaktur hingga supply chain menuju konsumen.
Solution Overview
Solution Overview
UPSENSE mengembangkan sistem Bill of Materials & Supply Chain Management untuk membantu TOSTEM mengotomatisasi perhitungan komponen produk sekaligus mengelola proses rantai pasok secara lebih terintegrasi.
Sistem menangani Multi-Level BOM yang dapat melibatkan partial process engineering pada beberapa tingkat komponen. Struktur tersebut kemudian menjadi dasar dalam proses perhitungan kebutuhan material dan mendukung aktivitas sourcing serta procurement.
Di sisi inventory, sistem membantu mengontrol ketersediaan material dan kebutuhan pemesanan kembali melalui pendekatan Reorder Point.
Sistem juga mendukung perhitungan Zero Waste dan Yield Rates untuk membantu penggunaan material yang lebih terukur selama proses manufaktur.
Dengan pendekatan tersebut, proses BOM tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari aliran supply chain yang menghubungkan kebutuhan produksi, pengadaan material, pengendalian inventory, dan proses distribusi.
Technology & Technical Overview
Technology & Technical Overview
Sistem dirancang sebagai aplikasi berbasis web dengan struktur yang mendukung proses manufaktur dan supply chain secara terintegrasi.
Beberapa aspek utama dalam rancangan sistem meliputi:
Detail framework, database, infrastruktur, dan teknologi implementasi lainnya hanya ditampilkan apabila tersedia pada dokumentasi aktual project.
- Pengelolaan struktur Multi-Level Bill of Materials.
- Dukungan terhadap Partial Process Engineering.
- Integrasi kebutuhan BOM dengan proses Sourcing & Procurement.
- Pengelolaan Inventory Control.
- Perhitungan kebutuhan Reorder Point.
- Perhitungan Zero Waste.
- Perhitungan Yield Rates.
- Pengelolaan data secara terpusat untuk mendukung proses manufaktur dan supply chain.
Business Impact
Business Impact
Implementasi sistem Bill of Materials & Supply Chain Management membantu menyatukan proses perhitungan kebutuhan komponen dengan aktivitas supply chain dalam satu sistem yang lebih terstruktur.
Beberapa dampak operasional yang didukung oleh sistem antara lain:
- Membantu mengotomatisasi proses perhitungan komponen produk.
- Mempermudah pengelolaan struktur Multi-Level BOM.
- Menghubungkan kebutuhan material dengan proses sourcing dan procurement.
- Membantu mengontrol ketersediaan inventory.
- Mendukung proses pemesanan kembali melalui perhitungan Reorder Point.
- Membantu mengoptimalkan penggunaan material melalui pendekatan Zero Waste.
- Mendukung perhitungan Yield Rates dalam proses manufaktur.
- Membantu merampingkan aliran supply chain dari pabrik hingga ke konsumen.
Project Highlights
Project Highlights
Multi-Level Bill of Materials
Sistem mendukung struktur BOM bertingkat untuk mengelola hubungan antara produk akhir, sub-komponen, dan kebutuhan material di setiap level.
Partial Process Engineering
Beberapa komponen dapat melalui partial process engineering sebelum masuk ke struktur produk akhir, dan proses tersebut dapat dikelola sebagai bagian dari perhitungan BOM.
Integrated Sourcing & Procurement
Kebutuhan material yang berasal dari struktur BOM dapat menjadi dasar dalam proses sourcing dan procurement.
Inventory Control & Reorder Point
Sistem membantu mengontrol ketersediaan material dan mendukung perhitungan kapan material perlu dipesan kembali berdasarkan kebutuhan operasional.
Zero Waste Calculation
Perhitungan penggunaan material mendukung pendekatan Zero Waste untuk membantu meminimalkan material yang tidak termanfaatkan dalam proses produksi.
Yield Rate Calculation
Sistem mendukung perhitungan Yield Rates untuk membantu mengukur tingkat pemanfaatan material selama proses manufaktur.
End-to-End Supply Chain
Proses BOM terhubung dengan aliran supply chain yang mencakup kebutuhan produksi, procurement, inventory, hingga distribusi menuju konsumen.
Related Services
Related Services
Related Projects
Related Projects
Call to Action
Punya Kebutuhan Sistem Manufaktur yang Kompleks?
Setiap perusahaan manufaktur memiliki struktur produk, proses engineering, metode procurement, dan alur supply chain yang berbeda. UPSENSE dapat membantu merancang dan mengembangkan sistem custom yang disesuaikan dengan proses bisnis perusahaan Anda.